Renungan Koran Soember 1953

Artikel ini diambil dari Koran Soember tanggal 30 Oktober 1953, koran soember didirikan oleh (alm) Samuel Pandjaitan, sekaligus sebagai Pemimipin Umum dan Pemimpin Redaksinya. Dengan bahasa yang mudah dicerna, koran soember menjadi media pendidikan politik di masa kemerdekaan dan tetap relevan hingga masa pasca reformasi sekarang ini.

Bahwa semangat provinsialisme sudah mulai hidup kembali di kalangan tertentu di daerah-daerah di Jawa dan di luar Jawa adalah bukan rahasia lagi. Dalam pembicaraan sehari-hari soal ini dibicarakan dengan terang-terangan. Jika dicari sebab musababnya sampai provinsialisme itu timbul lagi maka akan dapat disimpulkan dengan satu perkataan rasa kecewa banyak orang yang dalam perjuangan kemerdekaan mengorbankan segala tenaga, fikiran dan harta bendanya dengan pengharapan bahwa bila kemerdekaan sudah di tangan kita, maka akan datanglah perubahan yang membawa ketenteraman dan kemakmuran. Idam-idaman yang demikian itu ternyata impian belaka. Sesudah kedaulatan sepenuhnya jatuh di tangan kita timbullah aneka warna persoalan-persoalan baru dan kesukarankesukaran. Banyak orang-orang yang semasa perjuangan kemerdekaan mati-matian memperjuangkan terwujudnya negara kesatuan akan tetapi akhir-akhir ini orang-orang itu terang-terangan memperjuangkan kembali federalisme. Mereka berpendapat bahwa kenyataan-kenyataan sesudah penyerahan kedaulatan selama tiga tahun ini menunjukkan bahwa federalismelah yang lebih tepat untuk dasar Negara kita.

Rasa kecewa terhadap Pemerintah pusat dapat ditangkap dari ucapan sehari-hari baik di kalangan perdagangan atau lainnya. Perlu di sini ditegaskan bahwa dari berita-berita yang kami terima bahwa rasa kecewa terhadap Pemerintah Pusat negara kesatuan Republik Indonesia Serikat sudah berjalan agak lama. Di antara organisator-organisator terdapat orang-orang yang dulu 100% republikein kesatuan, malahan di antara mereka sekarang sudah ada yang menjabat kedudukan-kedudukan yang tinggi dan penting sekali dalam negara kita.

Sengaja kami tulis artikel ini dengan maksud sebagai peringatan kepada Pemerintah untuk lebih memperhatikan uasana politik di daerah-daerah dan jangan terlalu Jakarta Centris jika kita hendak tetap mengisi dan mewujudkan dasar-dasar kesatuan untuk negara kita, Undang-Undang Desentralisasi sungguh perlu segera diselesaikan.

Samuel Pandjaitan 1921-1967

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *